banyumas.pks.id - Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana terus didorong di Kabupaten Banyumas. Salah satunya melalui pelatihan kader yang digelar DPD PKS Banyumas dalam bentuk perkemahan di kawasan Bukit Tengtung, Baturraden, pada 11–12 April 2026.

Kegiatan yang diikuti 200 peserta ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi kader, tetapi juga difokuskan pada peningkatan kapasitas dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama saat terjadi situasi darurat.

Ketua DPD PKS Banyumas, Sigit Yulianto, mengatakan bahwa perkemahan tersebut dirancang untuk membekali kader dengan keterampilan yang relevan dengan kondisi di lapangan.

“Melalui perkemahan ini, kami ingin menguatkan soliditas sekaligus meningkatkan kapasitas kader, agar semakin siap menghadirkan pelayanan nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Materi utama yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan mitigasi bencana, yang bertujuan melatih kesiapsiagaan dan respons cepat saat terjadi kebencanaan di wilayah Banyumas. Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan kebugaran jasmani dan rohani guna membangun ketahanan fisik serta mental.

Kegiatan long march di medan terbuka turut menjadi bagian dari pembinaan, dengan tujuan melatih daya juang, kerja sama tim, dan kedisiplinan kader dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santosa, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya karakter kader yang solutif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kader dilatih untuk tangguh, peduli, dan siap menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat maupun kebutuhan sosial sehari-hari,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PKS Banyumas berharap kader tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam pelayanan publik dan penanganan situasi kebencanaan di tengah masyarakat. [komdigi]